Kenapa Semarang? Karena disini, para backpackers ditawarkan berbagai macam wisata, selain wisata kuliner, Semarang juga lengkap dengan wisata budaya dan sejarah, wisata belanja dan tentu saja wisata alam :)
Wisata budaya dan sejarah. Karena kota ini menyajikan banyak cagar alam semacam gedung atau bangunan bahkan tempat beribadah yang sangat indah, bernilai seni dan tentu saja punya catatan sejarah.
Gedung Lawang Sewu
Salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda di awal 1900an ini menjadi ikon kota Semarang. Konon disebut demikian, karena gedung ini sekurang-kurangnya memiliki 700 jendela dan ribuan daun pintu. Terletak di tengah kota, tepatnya di salah satu pojok Tugu Muda kota Semarang, Lawang Sewu terkenal dengan kesan mistisnya. Tak heran memang, sesaat setelah kolonial Belanda dikalahkan oleh Jepang, gedung yang awalnya dipergunakan sebagai kawasan perkantoran kereta api, diubah menjadi area tawanan, penindasan bahkan pembantaian sehingga kesan mistis masih tersisa disini.
Untuk masuk ke kawasan wisata ini, wisatawan dikenan harga tiket sebesar Rp.10.000,- per orang dan WAJIB didampingi oleh pemandu dengan biaya Rp.30.000,-, jadi tidak perlu khawatir tersesat atau takut dengan kesan mistis yang ada disini.
Secara umum, area gedung ini memiliki 2 bangunan utama, di bagian depan sedang dalam masa pemugaran sehingga masih tertutup untuk dikunjungi oleh wisatawan. Di gedung bagian belakang adalah yang dibuka untuk umum. Masih dalam tahap pengajuan untuk dilakukan peremajaan bangunan juga. Disini, terdapat beberapa lokasi istimewa yang dapat diabadikan untuk sarana narsis berfoto. Jajaran pintu, jendela yang terbuka lebarn hall kosong di bagian tengah, maupun spot bawah tanah yang terkenal sebagai lokasi 'uji nyali'.
Setelah puas, pengunjung dapat keluar melalui pintu gerbang utama. Di dekat situ, terdapat satu set gerbong kereta api yang juag dapat dijadikan lokasi untuk mengabadikan kunjungan ke Lawang Sewu.
Masjid Agung Jawa Tengah
Berdiri di kawasan seluas 10 hektar, yang konon dapat menampung 13.000 jamaah sehingga sanagt wajar disebut Masjid Agung. Selesai dibangun pada tahun 2004, Masjid ini baru diresmikan oleh Pemerintah setempat pada tahun 2006. Selain selasar yang sangat luas, Masjid ini dilengkapi juga dengan payung elektrik. Sangat menyerupai Masjid Nabawi.Di sisi sebelah kiri Masjid terdapat bangunan yang dilengkapi dengan tower setinggi 19 lantai. Di lantai bagian bawah terdapat beberapa gambar yang menceritakan historis perkembangan Islam di Jawa Tengah. Di lantai 18, terdapat restoran yang menyajikan berbagai macam hidangan. Keistimewaan restoran ini adalah pengunjung dapat menikmati makanan sembari melihat pemandangan berbagai sudut kota Semarang, karena di malam hari lantai 18 dapat berputar. Lantai teratas, yakni lantai 19 merupakan lokasi utama untuk menikmati pemandangan kota Semarang dari atas. Lengkap dengan teropong jarak jauh, menambah keistimewaan pemandangan dari atas sini.
Gereja Blenduk
Terletak di kawasan Kota Lama Semarang, Gereja ini merupakan salah satu ikon khas lainnya. Bentuk kubahnya yang cembung, Gereja yang bernama Gereja Immanuel ini lebih familiar disebut sebagai Gereja Blenduk. Sampai saat ini, berbagai kegiatan keagamaan masih rutin dilaksankan disini.Selain pada kubahnya, keistimewaan lain bangunan ini adalah pada tata interiornya. Sangat etnik, dengan desain ala Eropa dan dilengkapi dengan kursi, meja, tangga dan pernak pernik kuno lainnya, membuat bangunan ini layak untuk dimasukkan pada catatan list tujuan wisata di kota Semarang. Sangat mudah, pengunjung yang ingin mengabadikan diri di lokasi ini cukup menghubungi security penjaga yang juga bertindak sebagai pemandu, dengan biaya yang relatif murah yakni Rp.10.000,- saja.
Klenteng Sam Poo Kong
Didominasi dengan warna merah, bangunan ini dulunya adalah tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho. Di lokasi ini terdapat beberapa bangunan yang juga masih digunakan sebagai tempat melangsungkan kegiatan keagamaan. Bangunan yang paling besar lah yang dapat dinikmati secara maksimal oleh pengunjung, karena di bangunan lainnya dikhususkan untuk para pendoa.Dengan dupa dan wewangian khasnya, disini pengunjung juga dapat difoto dengan menggunakan pakaian adat dengan membayar sebesar Rp.75.000,- per orang. Untuk masuk ke kawasan ini, terdapat perbedaan perlakuan biaya masuk untuk wisatawan lokal dan wisatawan asing.
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong
Tak perlu melancong jauh ke negeri tetangga, sebuta saja Thailand karena di Semarang juga terdapat pagoda yang masih efektif digunakan sebagai tempat ibadah umat beragama. Bentuknya yang megah, didukung dengan pemilihan lokasi yang sanagt strategis di kawasan atas membuat kawasan ini semakin layak untuk dikunjungi.
Dengan tinggi sekitar 45meter dan dibangun 7 tingkat, Pagoda yang nampak sangat kokoh ini memiliki total patung sebanyak 30buah. Antara lain patung Dewi Kwan Im yang tingginya mencapai 5,1 meter, patung Panglima We Do maupun dewa-dewi lainnya yang disembah sesuai dengan doa dan keinginan pendoa. Di bagian kanan dan kiri terdapat 2 gazebo besar yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan ritual keagamaan lainnya. Dengan struktur seperti itu, wajar saja apabila lokasi ini diabadikan oleh Museum Rekor Indonesia sebagai Pagoda tertinggi di Indonesia.
Sunday, September 16, 2012
Saturday, September 8, 2012
back to campus? =D
me was sooo excited. wear back my polo, jeans and sneakers, go to campus, and being called as a college student (again). yaa walopun hanya kuliah umum dulu. but, wish me the best for the entrance test. amin. ;)
suddenly, i saw your name there, on their welcoming presentation. written as the best team who won the national competition. ahh, just cant wait to tell you. and u must be so proud ;)
suddenly, i saw your name there, on their welcoming presentation. written as the best team who won the national competition. ahh, just cant wait to tell you. and u must be so proud ;)
say it, selfescape..
travel often. getting lost will help you find yourself.
itu penggalan dari majalah langganan gw alias mytrip. and i`m absolutely agree! sometimes, we do need an escape just to make our mind balance:))
destinasi kali ini, hmmm... some friends just said, `kamu jalan-jalan terusss si cittt! uangmu ga abis yoh?` as for me, escape atau trip atau apapun lah namanya ga musti mahal.. tinggal gimana kita menyiasatinya aja. untuk urusan destinasi, bisa dicari info dengan mudah melalui mbah google atau sosmed lainnya.. dan dengan mempertimbangkan kondisi dompet, waktu , tenaga dan pikiran, tsaaaahhhh hahaha jadilah destinasi kali ini tour de java ajaaa.. paket hemat cyinnn ....
so, here i take a step...
Rabu 22/08/2012 :
Soekarno Hatta International Airport (Jakarta) - Adi Sutjipto International Airport (Jogjakarta) - sarapan nasi pecel pincuk - Taman Sari - AlunAlun Kidul - Hokben Kaliurang - Malioboro - Mal Malioboro - Rumah @Meyka
Kamis 23/08/2012 :
Rumah @Meyka - Wonosari - Wonogiri - Pacitan - Pantai Klayar - AlunAlun - Rumah @Meyka
Jumat 24/08/2012 :
Rumah @Meyka - Bringharjo - Malioboro - Bakpia 25 - Gudeg Yu Djum - JogloSemar Travel - Semarang - Mie Jowo - Guest House - Tahu Gimbal - Gombel - Pelabuhan - Guest House
Sabtu 25/08/2012 :
Guest House - Klenteng Sam Poo Kong - Soto Semarang - Gereja Blenduk - Lawang Sewu - Mochi Gemini - Masjid Agung - Vihara Watugong - Semawis - Guest House - Simpang Lima - Guest House
Minggu 26/08/2012 (with Venny&Daniel) :
Guest House - Klenteng Sam Poo Kong - Lawang Sewu - Loenpia Mba Lin - Soto Semarang - Klenteng Tay Kak Sie - Gombel - Wingkobabad - Vihara Watugong - Guest House - Bakso Geger - Rujak pinggir pantai - Pantai Marina - Perumahan Raharja - Nasi Kucing - Perumahan Raharja
Senin 27/08/2012 :
Perumahan Raharja - Jepara - nasi pecel nusantara - Karimun Jawa - Homestay - Pulau Menjangan Kecil - Teluk Gelam - Alunalun - Homestay
Selasa 28/08/2012 :
Homestay - Pulau Tengah - Pulau Kecil - Pulau Gosong - Pulau Menjangan Besar - Homestay - Alunalun - Cafe - Homestay
Rabu 29/08/2012 :
Homestay - Jepara - Semarang - Jakarta - Bandung
refreshing my mind and soul, tanning my body. ahahahaaha can't wait for my next self-escape ;))
itu penggalan dari majalah langganan gw alias mytrip. and i`m absolutely agree! sometimes, we do need an escape just to make our mind balance:))
destinasi kali ini, hmmm... some friends just said, `kamu jalan-jalan terusss si cittt! uangmu ga abis yoh?` as for me, escape atau trip atau apapun lah namanya ga musti mahal.. tinggal gimana kita menyiasatinya aja. untuk urusan destinasi, bisa dicari info dengan mudah melalui mbah google atau sosmed lainnya.. dan dengan mempertimbangkan kondisi dompet, waktu , tenaga dan pikiran, tsaaaahhhh hahaha jadilah destinasi kali ini tour de java ajaaa.. paket hemat cyinnn ....
so, here i take a step...
Rabu 22/08/2012 :
Soekarno Hatta International Airport (Jakarta) - Adi Sutjipto International Airport (Jogjakarta) - sarapan nasi pecel pincuk - Taman Sari - AlunAlun Kidul - Hokben Kaliurang - Malioboro - Mal Malioboro - Rumah @Meyka
Kamis 23/08/2012 :
Rumah @Meyka - Wonosari - Wonogiri - Pacitan - Pantai Klayar - AlunAlun - Rumah @Meyka
Jumat 24/08/2012 :
Rumah @Meyka - Bringharjo - Malioboro - Bakpia 25 - Gudeg Yu Djum - JogloSemar Travel - Semarang - Mie Jowo - Guest House - Tahu Gimbal - Gombel - Pelabuhan - Guest House
Sabtu 25/08/2012 :
Guest House - Klenteng Sam Poo Kong - Soto Semarang - Gereja Blenduk - Lawang Sewu - Mochi Gemini - Masjid Agung - Vihara Watugong - Semawis - Guest House - Simpang Lima - Guest House
Minggu 26/08/2012 (with Venny&Daniel) :
Guest House - Klenteng Sam Poo Kong - Lawang Sewu - Loenpia Mba Lin - Soto Semarang - Klenteng Tay Kak Sie - Gombel - Wingkobabad - Vihara Watugong - Guest House - Bakso Geger - Rujak pinggir pantai - Pantai Marina - Perumahan Raharja - Nasi Kucing - Perumahan Raharja
Senin 27/08/2012 :
Perumahan Raharja - Jepara - nasi pecel nusantara - Karimun Jawa - Homestay - Pulau Menjangan Kecil - Teluk Gelam - Alunalun - Homestay
Selasa 28/08/2012 :
Homestay - Pulau Tengah - Pulau Kecil - Pulau Gosong - Pulau Menjangan Besar - Homestay - Alunalun - Cafe - Homestay
Rabu 29/08/2012 :
Homestay - Jepara - Semarang - Jakarta - Bandung
refreshing my mind and soul, tanning my body. ahahahaaha can't wait for my next self-escape ;))
menulis
each sentence comes from a word
dimulai dengan satu kalimat singkat itu.. dan benar, untuk menciptakan suatu kalimat, harus dimulai dengan kata. kata juga tersusun atas rangkaian huruf.
isi yang mereka tulis juga berbobot, mulai dari hot topic, issues yang berkembang dimasyarakat dan hal lain yang sedang diperbincangkan. topik yang dibahas pasti menduduki top rating. ahhh, memang ga salah untuk kagum pada mereka :) walau tak jarang, kehidupan sosial media juga menjadi sarana untuk mempublish tulisan mereka.
saya? let's just say, nulis mencurahkan isi hati, rasa dan hal yang sedang menari-nari di kepala saya. bukan sesuatu hal yang hangat diperbincangkan, bukan pula suatu hal yang dapat dijadikan acuan. hanya sisa goresan jemari, untuk mengingatkan kelak. saya pernah berada di moment ini.
dimulai dengan satu kalimat singkat itu.. dan benar, untuk menciptakan suatu kalimat, harus dimulai dengan kata. kata juga tersusun atas rangkaian huruf.
menulis.. setiap orang pasti punya definisi atau bahkan alasan untuk menulis. beberapa teman saya, menulis untuk mencari penghasilan. tentunya dengan pendapatan dengan nominal yang fantastik menurut saya. dan lagi, sangat kagum dengan tipe pekerja keras seperti ini. kebanyakan dari mereka tak kenal waktu, setiap detiknya merupakan jam kerja bagi mereka. salut, pastinya!
isi yang mereka tulis juga berbobot, mulai dari hot topic, issues yang berkembang dimasyarakat dan hal lain yang sedang diperbincangkan. topik yang dibahas pasti menduduki top rating. ahhh, memang ga salah untuk kagum pada mereka :) walau tak jarang, kehidupan sosial media juga menjadi sarana untuk mempublish tulisan mereka.
saya? let's just say, nulis mencurahkan isi hati, rasa dan hal yang sedang menari-nari di kepala saya. bukan sesuatu hal yang hangat diperbincangkan, bukan pula suatu hal yang dapat dijadikan acuan. hanya sisa goresan jemari, untuk mengingatkan kelak. saya pernah berada di moment ini.
Saturday, August 18, 2012
.......
almost a year. and being an option is not easy. honestly yes, find the happiness there. but it's only real in dream. so when you wake up, the first thing you have to face is the truth itself. and once again, never been so easy.
so, how are you today?
Tuesday, July 3, 2012
03/07/2012
Rugi kalo ga mensyukuri hari ini....
1. Bangun pagi, alhamdulillah ga telat. 05.30 udah siapin air mandi. Secara Bandung dinginnyaaaa kebangetaaannn bangetttt...
2. Berangkat ke kantor, si bungsu yang lagi liburan di Bandung udah bangun. Salam, cipika-cipiki, Bismillah capcus ke kantorrrr.
3. Nyampe kantor, mesti beli sarapan. Untungnya ada OB yang siap sedia membantu beliin makan, pagi ini bubur ayam enak kayaknya buat ngisi perut. Skalian, 1 porsi buat Mas Yusep yaaa ;))
4. Mulai riweuh kerjaan kantor. Mulai dari laporan ada nasabah kena hipnotis ngamuk di banking hall. Telepon dari RSHS antrian teller membludak, perlu tiang antrian tambahan. Koreksi laporan kerjaan si asisten. Konsep CASF. PIC art performance. Merangkap mami usher. Peserta plus panitia mobile.Alhamdulillah dipercaya pegang kerjaan segunung hihihi
5. Hari Selasa, waktunya tracking cabang. Dikarenakan kesibukan yang luar biasa, cuma sempet mampir ke Telkom. You, have to see how excited they are when received the 'feedback-gift' from SQO Wilayah VI ;)))
6. Saatnya makan. Aku, asisten dan driver. Menu kali ini, nyobain kantin Telkom. Enak, nyaman dan woalaaaaa murah!
7. Di salah satu penjual, ada anak kecil, mungkin sebaya si bungsu (10 tahun) yang langsung proaktif nyodorin daftar menu di warung Bapa-Ibunya. Sambil senyam-senyum, dengan tenang dia nungguin kita bolak-balik dan akhirnya memutuskan untuk pesan menu. Pesanan datang, lengkap dengan minumnya dan dibawakan oleh si ade kecil. Dalam hati bicara, 'ni bocah udah nerapin standar layanan segala ke pelanggan. hahaha' Dan masih terus ngebatin, hebatttt! Terenyuh. Libur gini malah bantuin Bapa-Ibunya jualan. Fyuhhhh, mulai sensitif deh kalo beginian. Untung jaman dulu, aku masih bisa ngerasain yang namanya berlibur. Dan bahkan sekarang si bungsu juga senenggg banget liburan dan main ke Bandung. Yaaaa, Tuhan Maha Adil yah ;) Ga nyadar, nyamperin si ade kecil sambil nyodorin coklat dan kemudian bertanya. "lagi libur ya makanya bantuin Bapa-Ibu?" dengan pelan dan tetap menjaga senyumnya dia mengangguk. Dengan mata yang tak lepas memandang semangkuk es campur yang sudah disiapkan oleh Sang Ibu sebagai imbalan telah 'berjaga'. Ahhh, sesederhana ituu...
8. Beranjak menuju The Papandayan Hotel, saatnya cek venue untuk acara besok. Pekerjaan yang mudah. Cukup lihat, bayangkan, pikirkan dan abadikan dengan kamera dan semua terekam dengan baik.
9. Kembali ke kantor. Saatnya PIC Art Performance bekerja. Latihan. Koreksi. Ngapalin gerakan. Pesan makan. Nanggepin Ibu-Ibu yang mau pulang cepet dan Bapa-Bapa yang males latian. Daaannn, jam 20.00 beresssss!! BAck to the main job desk. Baca email, koreksi surat, bebenah dan lain-lain. Kemudian saatnya pulang.
10. Di rumah, si bungsu udah nunggu. Agak ngambek karena pulang malem dan tadi ga angkat teleponnya. hihihi dirayu dengan satu stel baju bola Spanyol. Ditambah kasi sendok plastik buat nemenin ngabisin seporsi nasi goreng. And life it is. Se-sederhana itu ;))
Keep on believing. God is a good creator. He arranged everything well at the right time. Jadi, nikmat Tuhan mana lagi yang masih di sangsikan??
1. Bangun pagi, alhamdulillah ga telat. 05.30 udah siapin air mandi. Secara Bandung dinginnyaaaa kebangetaaannn bangetttt...
2. Berangkat ke kantor, si bungsu yang lagi liburan di Bandung udah bangun. Salam, cipika-cipiki, Bismillah capcus ke kantorrrr.
3. Nyampe kantor, mesti beli sarapan. Untungnya ada OB yang siap sedia membantu beliin makan, pagi ini bubur ayam enak kayaknya buat ngisi perut. Skalian, 1 porsi buat Mas Yusep yaaa ;))
4. Mulai riweuh kerjaan kantor. Mulai dari laporan ada nasabah kena hipnotis ngamuk di banking hall. Telepon dari RSHS antrian teller membludak, perlu tiang antrian tambahan. Koreksi laporan kerjaan si asisten. Konsep CASF. PIC art performance. Merangkap mami usher. Peserta plus panitia mobile.Alhamdulillah dipercaya pegang kerjaan segunung hihihi
5. Hari Selasa, waktunya tracking cabang. Dikarenakan kesibukan yang luar biasa, cuma sempet mampir ke Telkom. You, have to see how excited they are when received the 'feedback-gift' from SQO Wilayah VI ;)))
6. Saatnya makan. Aku, asisten dan driver. Menu kali ini, nyobain kantin Telkom. Enak, nyaman dan woalaaaaa murah!
7. Di salah satu penjual, ada anak kecil, mungkin sebaya si bungsu (10 tahun) yang langsung proaktif nyodorin daftar menu di warung Bapa-Ibunya. Sambil senyam-senyum, dengan tenang dia nungguin kita bolak-balik dan akhirnya memutuskan untuk pesan menu. Pesanan datang, lengkap dengan minumnya dan dibawakan oleh si ade kecil. Dalam hati bicara, 'ni bocah udah nerapin standar layanan segala ke pelanggan. hahaha' Dan masih terus ngebatin, hebatttt! Terenyuh. Libur gini malah bantuin Bapa-Ibunya jualan. Fyuhhhh, mulai sensitif deh kalo beginian. Untung jaman dulu, aku masih bisa ngerasain yang namanya berlibur. Dan bahkan sekarang si bungsu juga senenggg banget liburan dan main ke Bandung. Yaaaa, Tuhan Maha Adil yah ;) Ga nyadar, nyamperin si ade kecil sambil nyodorin coklat dan kemudian bertanya. "lagi libur ya makanya bantuin Bapa-Ibu?" dengan pelan dan tetap menjaga senyumnya dia mengangguk. Dengan mata yang tak lepas memandang semangkuk es campur yang sudah disiapkan oleh Sang Ibu sebagai imbalan telah 'berjaga'. Ahhh, sesederhana ituu...
8. Beranjak menuju The Papandayan Hotel, saatnya cek venue untuk acara besok. Pekerjaan yang mudah. Cukup lihat, bayangkan, pikirkan dan abadikan dengan kamera dan semua terekam dengan baik.
9. Kembali ke kantor. Saatnya PIC Art Performance bekerja. Latihan. Koreksi. Ngapalin gerakan. Pesan makan. Nanggepin Ibu-Ibu yang mau pulang cepet dan Bapa-Bapa yang males latian. Daaannn, jam 20.00 beresssss!! BAck to the main job desk. Baca email, koreksi surat, bebenah dan lain-lain. Kemudian saatnya pulang.
10. Di rumah, si bungsu udah nunggu. Agak ngambek karena pulang malem dan tadi ga angkat teleponnya. hihihi dirayu dengan satu stel baju bola Spanyol. Ditambah kasi sendok plastik buat nemenin ngabisin seporsi nasi goreng. And life it is. Se-sederhana itu ;))
Keep on believing. God is a good creator. He arranged everything well at the right time. Jadi, nikmat Tuhan mana lagi yang masih di sangsikan??
Monday, July 2, 2012
it's about service, being served.
Sales through service. Atau service. Atau pelayanan. Intinya adalah bagaimana membuat nasabah merasa senang, nyaman, puas karena dilayani dengan baik sehingga akan berdampak pada sales. Yaaa, sesederhana itu. Banyak cara untuk mewujudkannya. Ayana Resort and Spa, dengan segmentasi pasar menengah ke atas, memiliki standar layanan dimana di salah satu pasalnya berbunyi: pegawai harus mengehentikan apapun pekerjaan yang sedang dilakukan, tersenyum dan menyapa apabila dalam jarak dekat terdapat pelanggan yang akan melintas. Atau Air Asia, berani melakukan inovasi. Berbeda dengan segmentasi pelanggan ala Maskapai burung besar, Air Asia membidik segmen menengah dengan cara melakukan pendekatan selain dari sisi harga, kenyamanan diorientasikan pada pelanggan dengan usia menengah yakni dengan memutar playlist musik pengiring lagu yang sedang 'in' selama perjalanan. Tidak hanya itu, perhatikan slogan Pertamina di SPBU terdekat. Bukan hanya, 'mohon diperhatikan, dimulai dari nol yaaa' tetapi sudah dilengkapi dengan sapaan 'Selamat Pagiiii'. Sesederhana itu mendefinisikan service. Yaa, hal-hal mendasar yang membuat konsumen senang dan merasa diperhatikan lebih tapi sering kita lupakan.
Bagaimana dengan Bank Mandiri?? 5 kali berturut-turut menyabet gelar Best Bank in Service Excellence melalui lembaga survey MRI dan Majalah InfoBank tentu saja sudah membuktikan kualitas layanan Bank Mandiri terhadap nasabah di kancah Perbankan Nasional. Berhenti sampai di situ? Tentu tidak. Predikat service legend sudah diraih. Pembuktian di skala nasional sudah dicapai. Target berikutnya, service champion, leading innovation. Sudah jadi pemenang dan akan terus menang.
Bagaimana dengan Bank Mandiri?? 5 kali berturut-turut menyabet gelar Best Bank in Service Excellence melalui lembaga survey MRI dan Majalah InfoBank tentu saja sudah membuktikan kualitas layanan Bank Mandiri terhadap nasabah di kancah Perbankan Nasional. Berhenti sampai di situ? Tentu tidak. Predikat service legend sudah diraih. Pembuktian di skala nasional sudah dicapai. Target berikutnya, service champion, leading innovation. Sudah jadi pemenang dan akan terus menang.
Subscribe to:
Posts (Atom)
